Sunday, March 30, 2008

i love my bike...

about my niece again, nadya...
dia baru dibeliin sepeda ama neneknya
hebatnya, biarpun baru berumur 9 bulan, sense of belonging nya gedhe banget :D
dia udah sangat tahu sepeda itu emang dibeliin khusus buat dia
dan akhirnya, seharian dia maunya ada di deket2 sepeda terus...
hihihi....

upload foto susah bgt!
foto menyusul...

Sunday, March 23, 2008

wise words of the day

"the shortest way not always (even maybe 'never') be the best way"

terdengar pesimis atau fatalistik? mungkin :D. tapi kalimat ini bisa menjelaskan banyak hal yg dialami oleh semua manusia.
orang bilang, tuhan punya cara berbuat yg misterius. mungkin sebenernya gak se-misterius itu. mungkin cuma karena Dia punya 'pola berpikir', referensi, pertimbangan, dan sejenisnya, yang sama sekali berbeda dengan manusia. jadi, percayalah klo Dia selalu ngasih yg terbaik. cuman kitanya yg gak paham, atau waktunya belum datang untuk memahami. so, do your best and then take it gently. cheers... :D

analisa bisinis ala herwawan kertajaya :D

hasil semalaman ngobrol di restorasi dengan pak doni, pengusaha batik asal pekalongan. dengan analisa sok2an ala hermawan kertajaya (:D), mungkin ada hal2 yg bisa dipelajari dari prinsip2 p doni dalam berusaha. p doni ini bukan orang suci, dia pun melakukan trik2 untuk mengakali hukum dan sistem di indonesia, yg sebagian besar 'harus' dilakukan, mengingat kondisi di sini.
tapi, prinsip2nya dalam berusaha, layak buat dipelajari.
jadi, beginilah point2nya:
1. think sustainability
"kalau dari sebuah transaksi, ada kemungkinan mendapat margin rp25.000 dan rp 100.000, saya akan memilih yang rp25.000" (p doni). terdengar seperti bukan omongan pengusaha? atau malah terdengar seperti khotbah? ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan amal atau perintah jangan serakah. ini logis2 saja. margin dengan presentase yang terlalu besar adalah bukan sebuah hal yg normal. dan hal yang tidak normal tidak pernah bertahan lama. kalau memang berpikir tentang usaha dalam jangka panjang, pilih margin dengan presentase 'normal' saja, walaupun ada kesempatan memperoleh lebih besar. ini akan menjamin kesinambungan bisnis dlm jangka panjang. hal ini juga berdasarkan pada pemikiran untuk memperoleh pendapatan dari besaran omzet. margin kecil dengan omzet besar. tapi, klo berpikir usaha yg spekulatif dengan metode 'hit and run', tips ini tidak berlaku.
2. maintenance relasi
sering sekali ada tips untuk me-maintenance relasi. tp, pada versi p doni, caranya sederhana, yaitu dengan 'bagi-bagi rejeki'. p doni memberi contoh: walaupun ada kesempatan untuk memotong rantai distribusi, yang berarti akan memperoleh margin lebih besar, tapi ini akan beresiko kehilangan relasi yg menjadi rantai distribusi tsb, karena kehilangan rejeki-nya. hal ini bisa merusak bisnis secara keseluruhan. jadi, jangan serakah... biarkan orang lain yg terlibat dalam jaringan, memperoleh rejeki-nya masing2. semuanya, dengan masing2 porsi, akan memberikan support kepada bisnis kmu.
3. proof your self
kamu harus percaya pada dirimu sendiri, dan buktikan dulu bahwa kamu berpotensi, maka orang lain akan percaya. adalah wajar kalau pemberi kredit tidak yakin dengan pengusaha yg baru memulai usaha. jadi, tak perlu mengeluh. dengan modal seadanya, buktikan bahwa kmu berpotensi. kuasai pasar. setelah itu, orang2 akan berdatangan menawarkan kredit.
4. transaksi ikhlas
dari pengalaman p doni, ketika sebuah usaha diawali dengan transaksi yg ribet dan njelimet, maka kelanjutannya juga akan ribet juga. beliau menyebutnya dengan 'transaksi ikhlas'. yaitu dmana semua pihak saling berbagi keuntungan dan sama2 happy. tidak perlu menekan margin pihak lain terlalu kecil, tak perlu meminta margin kita terlalu besar. dari keihlasan semua pihak ini, menimbulkan kelancaran atas kelanjutan usaha berikutnya.
begitulah.. keliatan sederhana, tapi terbukti berhasil diterapkan oleh p doni. dan kayaknya, tips2 ini tidak hanya bisa diterapkan di semua aspek kehidupan...
(sok serius.. :D. p doni, maaf klo ada yg salah ditafsirkan.. hehe...)

Wednesday, February 20, 2008

Friday, February 8, 2008

lagi-lagi tentang cuti bersama

setelah mengumpat-umpat menpan pada waktu lebaran tahun lalu karena mengubah cuti bersama secara mendadak (posting: tentang cuti bersama lebaran), lagi2 dapat kesempatan untuk mengumpat hal yang sama (dan kepada orang yg sama).
lagi2 menpan mengubah cuti bersama dengan mendadak (2 hari sebelum hari H). padahal, cuti bersamanya sangat strategis, membuat very long weekend, 4 hari libur pada tanggal 7-10 februari.
bukan nyesel gak jadi libur.. (nyesel juga si.. tp dikit.. :D), bukannya kesenengan libur, males, nggak produktif dan sebagainya...
tapi, plin-plannya itu lho... mendadaknya itu lho... bikin senewen. bayangin, mereka kan yg ngurusin negara ini, masa plinplan & ga berpikir panjang... (sekarang, setelah 2 kali kejadian, baru bisa ngeyakinin temen, klo menpan tu emang bego :D)
padahal, kritik terhadap kebijakan cuti bersama sudah banyak dsampaikan, kenapa baru sekarang direspon? apa karena terakhir yang ngeritik APINDO (asosiasi pengusaha indonesia)? para pemodal yg perlu ditanngapi dan dipenuhi keinginannya? well, i dont know...
walhasil, beginilah akhirnya........ hari jumat, 8 februari 2008, di kantor cuma 5 orang yg dateng dari 15 orang, ruang2 pada kosong, jam 5 kantor udah sepi... hhhhhh.........
(akhirnya nulis blog aja.... :P)

Friday, February 1, 2008

1 februari 2008

tepat setahun yg lalu........
kalau banjir tahunan, biasalah..
kalau rumah yg sama selalu kebajiran tiap tahun, biasa juaga...
walaupun sebenernya itu menandakan ketidakberesan di banyak hal, tetapi hal itu bisa disebut biasa di indonesia (seperti banyak ketidakberesan lainnya)
tapi, kalau banjir pada tanggal yg sama berulang? Nah!!!
tepat 1 februari 2007, banjir menyapa (cie... bahasanya, menyapa!!) kos ku, dan datang lagi 2 hari kemudian (lihat postingan banjir tahun lalu, dengan foto2 yg heboh)
Nah, 1 februari 2008, banjir kembali mengunjungi... (udah ga menyapa lagi)
Heran!!! kok bisa terulang pada tanggal yg sama?
emangnya petugas yg bagi2 hujan bawa kalender ya?
belum tahu kondisi kos sih...
baru dapet informasi dari temen kos, klo banjir nyampe 20 cm
ntung anak kos pada baek, ngangkutin barang2 yg di lantai ke atas lemari, biar ga basah
Padahal udah optimis klo banjir di kos dateng cuma tiap 5 tahun
semoga banjir hari ini cepet surut
semoga besok ga dateng lagi
semoga frekuensi 5 tahunan ga berubah jadi 1 tahunan....

hhhhh...... siap2 bersih2 ntar malem....

ps: bagi yg ingin memberikan bantuan bagi korban banjir, akan diterima dengan senang hati
kalau ngirim indomie, harap indomie goreng ajah
dengan tidak mengurangi rasa hormat, tidak menerima karangan bunga
sumbangan dalam bentuk 'raw material' (terjemahan dari 'mentahan') bisa langsung dikirim ke rekening aja.. :D

Monday, January 28, 2008

hari-hari seindah lukisan

"Hari-hari seindah lukisan,
bagai pohon bertunas impian"
(ikan laut - musisi jalanan feat. gigi)

udah agak lama dengerin lagunya musisi jalanan feat. gigi, dan tertarik ama liriknya yang unik.
bandingkan dengan lirik2 lagu band2 indonesia lainnya yg ngetop saat ini (dan lihat betapa membosankan sebagian besar lirik2 lagu mereka)
dan yang paling menarik adalah optimisme yang ada di lagu itu. para musisi jalanan menyebut hari-hari mereka sebagai 'hari-hari seindah lukisan...'
apa karena lagu ini diciptakan setelah para musisi jalanan ini mendapat kontrak rekaman? entahlah... tapi, tidak banyak orang bisa seoptimis itu, terutama pada hari-hari ini.
hmmm.... banyak yg bisa dipelajari dari para musisi jalanan ini, dan semoga 'feel' itu bisa menular.. :D
seperti kata napoleon, optimisme tidak selalu menghasilkan keberhasilan, tapi yang pasti pesimisme mendatangkan kegagalan

so, pesan moralnya.... well, tahu sendirilah... hehe...

ps: baru sadar, 2 posting terakhir isinya lirik lagu semua...

lirik lengkap:

IKAN LAUT
(musisi jalanan feat. gigi)

Cepat-cepat kau buka s’patu mu,
lekas-lekas kau buka baju mu,
cepet-cepat larilah pada ku,
mari-mari berenang dengan ku.

Lihat-lihat perahu layar laju,
burung-burung putih terbang jauh,
buih laut seindah bunga melati,
bagai tempat mandi bidadari

Gelombang beriring,
angin laut membelai seakan, merayu~.
Gemercik dan bening,
ikan laut pun menari dibawah, lengan ku

Hari-hari seindah lukisan,
bagai pohon bertunas impian,
jangan-janganlah kita lepaskan,
buruk kenangan dalam lukisan

Janganlah kau ragu,
menyelamlah lalu berpelukan, dengan ku~
Tiada yang tahu,
ikan laut pun pasti lari karena malu

Cepat-cepat larilah pada ku,
mari-marilah kita bercumbu,
telah lama ku rindukan s’lalu,
bermesraan dalam laut biru.